Kamis, 22 Oktober 2009

TEGURAN "SATU" MENIT

Perilaku seorang anak tak selalu sesuai dengan harapan orang tua, namun cara menegur orang tua terhadap anaknya tak selalu dengan cara yang tepat pula, kebanyakan orang tua mengomel dengan panjang lebar dan anak akan acuh dengan omelan tersebut menganggap angin lalu dan pada kesempatan lainnya ia akan mengulangi perilakunya.
Belum lagi kesibukan orang tua yang menjadikan kurang efektifnya komunikasi antara orang tua dan anak sehingga seringkali penyampaian pesan dari orang tua kepada anak tidak sampai.
Ada yang harus dipahami oleh orang tua bahwa perilaku seorang anak belum tentu menggambarkan pelakunya yaitu si anak sendiri jadi harus dibedakan antara perilaku dan pelaku,perilaku yang buruk tidak selalu menggambarkan pelakunya juga buruk.
Yakinkan anak kita tentang citra positif yang dimilikinya, bahwa ia adalah anak yang baik jangan pernah memberikan penilaian negatif padanya contoh jangan dibiasakan memberikan kata-kata bodoh, pemalas, atau bebal karena itu akan menembus kedalam hatinya, dan lama-lama dia bisa membenarkannya, repot kan kalau sudah seperti itu.
Setengah menit pertama : tegur perilaku anak yang salah jangan pelakunya, sampaikan bahwa kita tidak suka dengan perilakunya jangan diulang-ulang cukup sekali saja kita mengucapkannya untuk mencegah kebosanan pada si anak
kemudian diamkan beberapa detik untuk menumbuhkan sikap tak enak si anak pada orang tuanya, menumbuhkan sikap bersalah pada si anak.
Setengan menit kedua : Hargai pelakunya, beri citra positif kepada anak bahwa mereka adalah anak yang baik, sampaikan dengan kata-kata sayang.
dengan teguran satu menit maka cukup singkat waktu yang kita butuhkan untuk memperbaiki kesalahannya tanpa harus memperpanjang permasalahannya.
selamat mencoba.....

Kamis, 08 Oktober 2009

BUNDA

Bunda yang tercinta bagaimanakah
Harus kubalasi segala jasa yang tercurah
buat kami anak-anakmu ini
Pengorbananmu tiada bandingan
mendidik dan mengasuh kami tanpa jemu dan bosan penuh kesabaran

bunda.....terimakasih atas segalanya
karena kau telah mengenalkan kami kepada Tuhan Yang Maha Esa
kau tunjukkan jalan untuk ke sana
negara akhirat yang kekal abadi

betapa mulianya hatimu
betapa murni kasih sayangmu dapat kurasakan bunda
kasihmu kasih sejati
moga senantiasa Allah rahmati
moga senantiasa Allah ridhoi....

(untukmu bunda semoga keridhoan Allah bersamamu.....semoga semoga segala dosamu terampunkan dan mendapatkan khusnul khotimah.AMIN)

Rabu, 07 Oktober 2009

ternyata KESABARANKU tak seberapa

Sabar....selalu digembor2kan...kita musti sabar!!!!begitu bukan????
ternyata tak mudah, ternyata sulit untuk menggapai kesabaran terlebih menghadapi pernik2 kehidupan
Ternyata aku belum cukup sabar..........
Kesabaranku seringkali habis melihat sikap suami yang super cuek...akhirnya yang ada marah....
Ketika Allah mengujiku dengan 2 kali kehilangan buah hati dalam rahimku...aku sempat berputus asa.....satu lagi ujian kesabaran hampir meruntuhkan kekuatannya.
Ketika proses melahirkan yang amat menyakitkan menyurutkan kesabaranku sehingga hampir aku menyerah untuk mengambil jalan pintas dan cepat (caesar)
Ketika setiap malam menghadapi tangisan sikecil sering membuatku ingin marah dan menangis....menipis lagi kesabaranku
oh ternyata aku tak cukup sabar.......
Ya Rabb....beri aku kekuatan untuk senantiasa sabar....