Kamis, 22 Oktober 2009

TEGURAN "SATU" MENIT

Perilaku seorang anak tak selalu sesuai dengan harapan orang tua, namun cara menegur orang tua terhadap anaknya tak selalu dengan cara yang tepat pula, kebanyakan orang tua mengomel dengan panjang lebar dan anak akan acuh dengan omelan tersebut menganggap angin lalu dan pada kesempatan lainnya ia akan mengulangi perilakunya.
Belum lagi kesibukan orang tua yang menjadikan kurang efektifnya komunikasi antara orang tua dan anak sehingga seringkali penyampaian pesan dari orang tua kepada anak tidak sampai.
Ada yang harus dipahami oleh orang tua bahwa perilaku seorang anak belum tentu menggambarkan pelakunya yaitu si anak sendiri jadi harus dibedakan antara perilaku dan pelaku,perilaku yang buruk tidak selalu menggambarkan pelakunya juga buruk.
Yakinkan anak kita tentang citra positif yang dimilikinya, bahwa ia adalah anak yang baik jangan pernah memberikan penilaian negatif padanya contoh jangan dibiasakan memberikan kata-kata bodoh, pemalas, atau bebal karena itu akan menembus kedalam hatinya, dan lama-lama dia bisa membenarkannya, repot kan kalau sudah seperti itu.
Setengah menit pertama : tegur perilaku anak yang salah jangan pelakunya, sampaikan bahwa kita tidak suka dengan perilakunya jangan diulang-ulang cukup sekali saja kita mengucapkannya untuk mencegah kebosanan pada si anak
kemudian diamkan beberapa detik untuk menumbuhkan sikap tak enak si anak pada orang tuanya, menumbuhkan sikap bersalah pada si anak.
Setengan menit kedua : Hargai pelakunya, beri citra positif kepada anak bahwa mereka adalah anak yang baik, sampaikan dengan kata-kata sayang.
dengan teguran satu menit maka cukup singkat waktu yang kita butuhkan untuk memperbaiki kesalahannya tanpa harus memperpanjang permasalahannya.
selamat mencoba.....

Kamis, 08 Oktober 2009

BUNDA

Bunda yang tercinta bagaimanakah
Harus kubalasi segala jasa yang tercurah
buat kami anak-anakmu ini
Pengorbananmu tiada bandingan
mendidik dan mengasuh kami tanpa jemu dan bosan penuh kesabaran

bunda.....terimakasih atas segalanya
karena kau telah mengenalkan kami kepada Tuhan Yang Maha Esa
kau tunjukkan jalan untuk ke sana
negara akhirat yang kekal abadi

betapa mulianya hatimu
betapa murni kasih sayangmu dapat kurasakan bunda
kasihmu kasih sejati
moga senantiasa Allah rahmati
moga senantiasa Allah ridhoi....

(untukmu bunda semoga keridhoan Allah bersamamu.....semoga semoga segala dosamu terampunkan dan mendapatkan khusnul khotimah.AMIN)

Rabu, 07 Oktober 2009

ternyata KESABARANKU tak seberapa

Sabar....selalu digembor2kan...kita musti sabar!!!!begitu bukan????
ternyata tak mudah, ternyata sulit untuk menggapai kesabaran terlebih menghadapi pernik2 kehidupan
Ternyata aku belum cukup sabar..........
Kesabaranku seringkali habis melihat sikap suami yang super cuek...akhirnya yang ada marah....
Ketika Allah mengujiku dengan 2 kali kehilangan buah hati dalam rahimku...aku sempat berputus asa.....satu lagi ujian kesabaran hampir meruntuhkan kekuatannya.
Ketika proses melahirkan yang amat menyakitkan menyurutkan kesabaranku sehingga hampir aku menyerah untuk mengambil jalan pintas dan cepat (caesar)
Ketika setiap malam menghadapi tangisan sikecil sering membuatku ingin marah dan menangis....menipis lagi kesabaranku
oh ternyata aku tak cukup sabar.......
Ya Rabb....beri aku kekuatan untuk senantiasa sabar....

Jumat, 21 Agustus 2009

10 Pohon Ramadhan

Ibarat sebuah tanaman, maka amaliyah Ramadhan adalah pohonnya. Mediumnya adalah bulan Ramadhan. Pohon apa yang kita tanam di medium Ramadhan, itulah yang akan kita petik, itulah yang akan kita nikmati. Karena “siapa menanam dia yang menuai”.

Pertanyaannya; Pohon apa saja yang perlu kita tanam di bulan suci ini?

Paling tidak ada 10 pohon Ramadhan yang mesti kita tanam di medium bulan Ramadhan ini:

Pohon pertama, shaum. Tidak sekedar menahan hal yang membatalkan shaum –makan, minum dan berhubungan biologis- dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari saja. Karena, kalau hanya sekedar menahan yang demikian, boleh jadi anak kecil, usia SD bisa melakukannya. Betapa anak-anak kita sudah belajar shaum semenjak dibangku sekolah bukan?

Nah, kalau demikian, apa bedanya shaumnya kita dengan mereka?

Harus ada nilai lebih, yaitu menjaga dari yang membatalkan nilai dan pahala shaum.

Apa yang membatalkan nilai shaum. Di antaranya bohong, ghibah, namimah, mengumpat, hasud dan penyakit hati lainnya. Dengan demikian, mata, telinga, lisan, tangan, kaki dan anggota badan kita ikut serta shaum.

“Betapa banyak orang yang shaum, tidak mendapatkan sesuatu kecuali hanya rasa lapar dan dahaga semata.”Begitu penegasan Rasulullah saw.

Pohon kedua, sahur. Sahur tidak pengganti sarapan pagi, bukan juga penambah makan malam. Namun sahuryang penuh berkah, yang dilakukan diakhir jelang waktu fajar. Di sinilah waktu-waktu yang sangat mahal, doa dikabulkan, permintaan dipenuhi. Sehingga ketika melaksanakan sahur tidak tidak sambil nonton hiburan, tayangan yang melenakan, oleh media elektronik. Sibukkan diri dan keluarga kita dengan mensyukuri nikmat Allah dengan bersama-sama melaksanakan sunnah sahur ini dengan penuh hikmat dan kekeluargaan.

“Sahurlah, karena dalam sahur itu ada keberkahan.” Begitu sabda Rasulullah saw. mengajarkan.

Pohon ketiga, ifthar. Buka puasa. Sunnah buka puasa itu disegerakan. Ketika dengar kumandang adzan Maghrib, segera lakukan buka puasa. Jangan tunda, jangan sok kuat, nanti bakda tarawih saja, bukan.

Dengan apa kita ifthar? Sunnahnya dengan ruthab atau kurma muda. Berapa biji? Bilangan ganjil satu atau tiga biji. Kalau tidak ada, seteguk air putih. Itu yang dilakukan Rasulullah saw. bukan dengan memakan aneka hidangan, ragam makanan, bukan. Dan Rasulullah saw. pun baru makan besar setelah shalat tarawih.

Ifthar bukan ajang balas dendam, seharian manahan lapar, ketika bedug Maghrib, seakan ingin melampiaskan rasa laparnya dengan memakan semua yang ada. Perilaku ini tentu tidak akan membawa dampak perubahan dalam kehidupan pelakunya. Justeru dengan berlapar-lapar sambil merenungkan hikmah shaum dan menjadi bukti kesyukuran adalah sebagian dari target berpuasa. Sehingga dengan sadar dan hikmat kita berdoa saat berbuka:

“Yaa Allah, kepada-Mu aku shaum, dengan rizki-Mu aku berbuka, telah hilang rasa haus-dahagaku, kerongkongan telah basah, karena itu tetapkan pahala bagiku, insya Allah.”

Pohon keempat, tarawih. Tarawih berasal dari akar kata “raaha-yaruuhu-raahatan-watarwiihatan- yang artinya rehat, istirahat, santai. Sehingga shalat tarawih adalah shalat yang dilaksanakan dengan thuma’ninah, santai,khusyu’ dan penuh penghayatan, bukan hanya sekedar mengejar target bilangan rekaatnya saja, mau delapan, dua puluh, empat puluh, silahkan dikerjakan, asal memperhatikan rukun, wajib, dan sunnah shalat.

Kalau kita disuruh memilih, apakah shalat tarawih di masjid yang dalamnya dibaca “idzaa jaa’a nashrullahi wal fathu” atau shalat tarawih di masjid yang baca “idzaa jaa’akal munaafiquna qaaluu nasyhadu innaka larasuuluh…” Pilih mana?

Kita tidak dalam posisi membandingkan surat yang dibaca, semua adalah surat dalam Al-Qur’an, namun kita ingin membandingkan sikap kita, apa kita pilih yang panjang-panjang namun khusyu’ atau pilih yang pendek-pendek namun secepat kilat.

Umat muslim harus berani mengevaluasi diri dalam hal pelaksanaan shalat tarawih ini. Sebab, sudah kesekian kali kita melaksanakan shalat tarawih dalam hidup kita, namun kita belum bisa meresapi, merenungkan dan mendapatkan manisnya shalat, bermunajat kepada Allah swt. secara langsung.

Bukankah Rasulullah saw. meneladankan kepada kita, bahwa beliau shalat tarawih, di reka’at pertama setelah beliau membaca surat Al-Fatihah, beliau membaca surat Al-Baqarah sampai selesai, para sahabat mengira beliau akan ruku’, namun beliau melanjutkan membaca surat An-Nisa’ sampai selesai, para sahabat kembali mengira beliau akan ruku’, namun kembali beliau membaca surat Ali-Imran sampai selesai, baru beliau ruku’. Sedangkan ruku’, i’tidal dan sujud beliau lamanya seperti beliau berdiri rekaat pertama. Subhanallah!

Tentu kita tidak sekuat Rasulullah saw. namun yang kita teladani dari beliau adalah pelaksanaannya, dengan cara yang thuma’ninah, khusyu’ dan penuh tadabbur.

Pohon kelima, tilawatul Qur’an. Membaca Al-Qur’an. Atau yang populer adalah tadarus Al-Qur’an. Tadarus tidak hanya dilakukan di bulan suci ini, juga dilakukan setiap hari di luar Ramadhan, namun pada bulan suci initadarus lebih dikuatkan, ditambahkan kuantitas dan kualitasnya. Setiap malam, Rasulullah saw. bergantian bertadarus dan mengkhatamkan Al-Qur’an dengan malaikat Jibril.

Imam Malik, ketika memasuki bulan suci Ramadhan meninggalkan semua aktivitas keilmuan atau memberi fatwa. Semua ia tinggalkan hanya untuk mengisi waktu Ramadhannya dengan tadarus.

Imam Asy-Syafi’i, si-empunya madzhab yang diikuti di negeri ini, ketika masuk bulan Ramadhan ia mengkhatamkan Al-Qur’an sehari dua kali, sehingga beliau khatam Al-Qur’an 60 kali selama sebulan penuh.Subhanallah!

Kita tidak perlu mendebat, apakah itu mungkin? Bagaimana caranya beliau bisa melakukan hal itu? Esensi yang jauh lebih penting adalah, semangat dan mujahadah yang kuat itulah yang mesti kita miliki dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an.

Pohon keenam, ith’aamul ifthor. Memberi berbuka puasa. Jangan diremehkan memberi berbuka puasa kepada orang yang berpuasa, baik langsung maupun lewat masjid. Walau hanya satu butir kurma, satu teguk air, makanan, minuman dan lainnya. Sebab, nilai dan pahalanya sama seperti orang yang berpuasa yang kita kasih berbuka itu. Di negara-negara Timur-Tengah, tradisi dan sunnah memberi buka puasa ini sangat kental. Hampir-hampir setiap rumah membuka pintu selebar-lebarnya bagi para kerabat, musafir, tetangga, sahabat, untuk berbuka bersama dengan mereka.

Kita jadikan memberi buka bersama ini sebagai sarana menebar kepedulian, kekeluargaan, keakraban, dengan sesama, lebih lagi sebagai sarana fastabiqul khairat.

Pohon ketujuh, i’tikaf. Melaksanakan i’tikaf 10 hari akhir Ramadhan. Inilah amalan sunnah muakkadah yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah saw. semasa hidupnya. Lebih dari 8 atau 9 kali beliau beri’tikaf di bulan suci ini, bahkan di tahun di mana beliau meninggal, beliau beri’tikaf 20 hari akhir Ramadhan. Beliau membangunkan istri-sitrinya, kerabatnya untuk menghidupkan malam-malam mulia dan mahal ini. (baca i’tikaf)

Pohon kedelapan, taharri lailatail qadar. Memburu lailatul qadar. Usia rata-rata umat Muhammad adalah 60 tahun, jika lebih, itu kira-kira bonus dari Allah swt. Namun usia yang relatif pendek itu bisa menyamai nilai dan makna usia umat-umat terdahulu yang bilangan umur mereka ratusan bahkan ribuan tahun. Bagaimana caranya? Ya, dengan cara memburu lailatul qadar, sebab orang yang meraih lailatul qadar dalam kondisi beribadah kepada Allah swt., berarti ia telah berbuat kebaikan sepanjang 1000 bulan atau 84 tahun 3 bulan penuh. Jika kita meraih lailatul qadar sekali, dua kali, tiga kali, dan seterusnya, maka nilai usia dan ibadah kita bisa menyamai umat-umat terdahulu.

Rahasia inilah yang di yaumil akhir kelak, umat Muhammad saw. dibangkitan dari alam kubur terlebih dahulu, dihisab terlebih dahulu, dimasukkan ke surga terlebih dahulu, dan juga dimasukkan ke neraka terlebih dahulu,waliyadzu billah.

“Pada bulan ini ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, siapa yang terhalang dari kebaikannya berarti ia telah benar-benar terhalang dari kebaikan.” (H.R. Ahmad)

Pohon kesembilan, umroh. Melaksanakan ibadah umroh dibulan suci Ramadhan, terutama 10 akhir Ramadhan. Sebab melaksanakan umroh di bulan suci ini seperti malaksanakan ibadah haji atau ibadah haji bersama Rasulullah saw.

“Umrah di bulan Ramadhan sebanding dengan haji.” Dalam riwayat yang lain: “Sebanding haji bersamaku.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Pohon kesepuluh, menunaikan ZISWAF, yaitu mengeluarkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf. ZISWAF adalah merupakan ibadah maaliyah ijtima’iyyah, ibadah yang terkait dengan harta dan berdampak pada manfaat sosial. Mengeluarkan ZISWAF tidak hanya bulan suci Ramadhan, kecuali zakat fitrah yang memang harus dikeluarkan sebelum shalat iedul fitri, sedangkan zakat-zakat yang lain, sedekah dan infaq dilakukan kapan saja dan di mana saja, namun karena bulan Ramadhan menjanjikan kebaikan berlipat, biasanya kesempatan ini tidak disia-siakan umat muslim, sehingga umat muslim berbondong-bondong menunjukkan kepeduliannya dengan berZISWAF. Tentu dilakukan dengan baik, benar dan tidak memakan korban. Lebih baik lagi jika disalurkan lewat Lembaga Amil Zakat yang memang mengelola dana-dana umat ini sepanjang hari, tidak hanya tahunan.

Berbicara tentang potensi ZISWAF di negeri ini sangatlah besar jumlah, setiap tahunnya potensi ZISWAF itu 19, 3 Trilyun Rupiah. Subhanallah, dana yang tidak sedikit yang jika bisa digali, diberdayakan, maka ekonomi umat Islam akan lebih baik.

Inilah 10 pohon Ramadhan, “Siapa menanamnya ia akan menuai”, biidznillah. Allahu a’lam

dikutip dari karya ust. Ulis tofa LC

Senin, 17 Agustus 2009

MERDEKA.....................

Merdeka.....kemerdekaan
memberikan makna bagi setiap orang
makna kebebasan
makna kebanggaan
meski hanya makna perlombaan

merdeka.....
sudah 64 tahun dirayakan
dengan ungkapan kegembiraan
dengan penuh nilai kebangsaan

namun merdeka...
apakah sudah menjadi milik semua orang
atau mungkin masih ada yang belum merasakan
karena berada dibawah kedzaliman

harapan kemerdekaan
adalah kemandirian
bagi seluruh insan
dalam segala sisi kehidupan

merdeka berarti bebas berekspresi
walau tak harus memperlihatkan arogansi
merdeka berarti sadar
akan posisi diri

merdeka bukan berarti tak punya aturan
justru merdeka harus sadar dengan segala aturan
yang mengatur tindak tanduk kehidupan
untuk meraih kebahagiaan

(hanya mengungkapkan perasaan, untuk memaknai kemerdekaan)

Rabu, 05 Agustus 2009

Allohumma ballighnaa fii ramadhan (ya Allah sampaikan aku di bulan ramadhan).....

Sudah menjelang pertengahan sya'ban, berarti tak lama lagi ramadhan akan datang, bulan yang ditunggu sejak setahun yang lalu, karena bulan ini tak pernah menjemukan, penuh dengan keberkahan, banjir dengan pahala, dan penuh dengan nikmat kebersamaan.
"Sesungguhnya telah datang kepadamu bulan yang penuh berkah.Allah mewajibkan kamu berpuasa, karena dibuka pintu-pintu surga dan ditutup pintu-pintu neraka dan dibelenggu syetan-syetan, dan ketika dijumpai suatu malam yang nilainya lebih berharga dari seribu malam. Barang siapa yang tidak berhasil memperoleh kebaikannya, sungguh tiadalah ia akan mendapatkan itu untuk selama-lamanya" HR Riwayat Ahmad, An-Nasai, dan Baihaqi.
Nah tak ada yang kurang bukan dari bulan ramadhan, semua begitu istimewa diberikan untuk manusia, tentunya untuk mereka yang benar-benar mau memanfaatkan kesempatan yang diberikan kepadanya bukan untuk mereka yang tak ada perbaikan dalam hidupnya.
Banyak hal yang dapat dilakukan di bulan ini, yang utama adalah puasa yang hanya diwajibkan pada bulan ini saja tidak dibulan-bulan lainnya, sholat tarawih, makan sahur, bersedekah yang menunjukkan kebersamaan, dan pada bulan ini diwajibkan berzakat untuk membersihkan diri. semua begitu indah untuk dilaksanakan. Rindu rasanya pada alunan alqur'an yang dilantunkan setiap malam, pada sujud-sujud yang panjang di akhir sepertiga malam...Ya Allah samapaikanlah aku di bulan ramadhan......

Minggu, 26 Juli 2009

Nikmat Allah...........

Nikmat Allah yang mana lagi yang akan kamu dustakan????
Ungkapan ini berulang kali disampaikan Allah kepada manusia melalui kalam Nya untuk mengingatkan manusia bahwa teramat banyak kenikmatan yang telah diberikannya kepada manusia sehingga tak ada satupun yang patut didustakan, dilupakan.
Allah tengah mengujiku dengan kenikmatan yang luar biasa melalui kehamilan ketigaku, setelah 2 kali mengalami ujian dengan diambilNya kembali kedaua anakku sebelum sempat kulahirkan kini aku kembali dipercaya untuk mengandung untuk ketiga kalinya dan usia kehamilanku sudah menginjak usia tua untuk kehamilan.
Kesempurnaan sebagai seorang wanita memang dapat kurasakan melaui kehamilan ini, kebahagiaan yang teramat ketika kurasakan gerakan sang janin di perutku...indah....tak terucapkan.
Melalui tulisan ini ingin kuungkapkan kebahagiaanku yang teramat dalam, syukurku hanya kepadaMu ya Allah, terima kasih atas segala kesempatan yang diberikan kepadaku.
Dan kupanjatkan semua do'a untuk keselamatan janinku, semoga ia kelak menjadi pemimpin bagi umat ini...
Rabbi Hablii Milladunka dzurriyyatan thoyyibah....AMIN

Jumat, 27 Februari 2009

Menggapai CINTA ALLAH

Cinta suci, yang akan membawa kebahagiaan abadi. itulah cinta Allah Yang Maha tinggi yang tidak ada padanannya, dan hanya akan diberikan kepada orang-orang yang dipilihNya, yakni orang-orang yang ikhlas mencintaiNya.
Tanda keikhlasan yang mampu membawa cinta Allah kepadaNya:
1. Senantiasa berinteraksi dengan Al-Qur'an
    bukan sekedar dibaca, tapi bagaimana kita berkomunikasi, mentadabburi pesan-pesan ilahi.
2. Melaksanakan amalan-amalan sunnah setelah amalan wajib
Melakukan amalan wajib itu biasa, tapi menambah dengan yang sunnah itu baru luar biasa. " Barang siapa yang memusuhi kekasihku maka aku sungguh mengijinkan di untuk  memeranginya dan tidaklah seseorang mendekat kepadaKu kecuali dengan amalan-amalan yang Aku wajibkan dan tidaklah seseorang melakukan amalan nawafil melainkan     Aku mencintainya, Aku(Allah)akan menjadi pendengaran yang ia gunakan untuk mendengar
menjadi tangannya, menjadi kakinya, kalau dia meminta kepadaKu pasti akan Aku berikan
dan kalau dia meminta perlindungan kepadaKu pasti aku lindungi"
Itulah cinta Allah sangat total.
3. Berdzikir kepada Allah dalam setiap kondisi
Dengan asma Nya, dengan memujiNya, dengan berdo'a kepada Nya
4. Memprioritaskan cinta kepada Nya daripada apapun
- Mengerjakan apa yang dicintai Allah walaupun kita benci
- Meninggalkan apa yang dibenci Allah walaupun kita cinta
5. Melihat seluruh kenikmatan yang Allah berikan kepada kita
6. Mentadabburi nama-nama dan sifat Allah 
7. Larutnya hati secara total dihadapan Allah
8. Berkhalwat kepada Allah pada saat turunnya Allah ke langit dunia.
9. Bergaul dengan orang-orang yang baik

   

Rabu, 18 Februari 2009

karena MENULIS = PROSES

Anda mungkin belum tertarik dengan tulisan-tulisan yang ada di blog ini, bisa jadi karena gaya tulisan atau tema-tema yang kurang menarik bagi anda. Namun bagi saya ini adalah curahan hati yang ingin saya tumpahkan kedalam sebuah tulisan.
Menulis adalah proses belajar yang panjang yang harus saya lalui, karena saya sudah mengahakimi diri saya bahwa saya tak bisa menulis, tak mampu menulis. Namun keinginan dalam hati yang sebenarnya dari dulu sudah muncul baru bisa saya tumpahkan di blog ini, jadi pada intinya saya masih belajar.
Dengan menulis saya dituntut untuk banyak membaca, peka terhadap kejadian di sekitar, dan kreatif memilih kata. Saya pernah bertanya kepada seorang ahli darimana kita harus memulai menulis, jawaban beliau adalah mulai dari sekarang, kapan kita dikatakan siap untuk menulis dan jawabannya adalah sekarang. semoga kita bisa menyimpulkan jawaban itu.
Ada beberapa dalam membuat tulisan:
1. Ide
    Inilah yang mungkin sulit untuk seorang penulis pemula termasuk saya, padahal ide itu ada dimana-mana, ide bisa berasal dari buku, majalah, atau bacaan apapun, atau mungkin ide juga bisa diambil dari kejadian sehari-hari kita, sekali lagi yang terpenting adalah kepekaan kita. dari ide yang sederhana dapat kita kembangkan menjadi sebuah tulisan yang menarik.
2. Berpikir sistematis
     Setelah kita dapat ide untuk menulis, maka selanjutnya adalah berpikir sistematis, ini yang sering saya tanamkan pada anak-anak ketika belajar tentang karya ilmiah, bagi anda yang terbiasa sistematis mungkin mudah untuk membuat tulisan yang runut, tapi bagi yang belum terbiasa bisa anda menggunakan tips ini:
Dari ide yang sudah kita tentukan, rumuskan masalah yang ingin kita paparkan, cari pemecahan dari setiap masalah yang sudah kita rumuskan, kemudian bahas, dan simpulkan, bisa dalam bentuk point-point itu akan lebih mudah.(tidah semudah itu memang :) tapi patut dicoba bukan?
??)
3. Data
    Jika yang kita tulis adalah cerita nonfiksi, maka data sangat diperlukan, kita tampilkan contoh-contoh, ilustrasi, atau lainnya yang memungkinkan orang lebih memahami tulisan kita.
4. Fokus
    Jika proses penulisan sudah berjalan, biasanya kita sudah mulai asik dengan tulisan kita sehingga tanpa di sadari kita sudah berputar kemana-mana, artinya sudah tidak fokus lagi terhadap apa yang kita tulis. Sehingga dalam menulis perlu fokus dan fokus.
Tulisan ini sebenarnya adalah lahan belajar untuk saya, karena saya juga adalah penulis pemula yang masih harus banyak belajar,ada masukan???
selamat bekarya, semoga bermanfaat bagi anda.

"Ilmu lebih utama dari harta, karena pemilik harta bisa mengaku Tuhan akibat harta yang dimilikinya, sedang orang yang berilmu justru mengaku sebagai hamba karena ilmunya."
(Ali Bin Abi Thalib)

 

Selasa, 10 Februari 2009

Menjadi WONDER PARENTS

Apa yang terbayang di benak anda ketika mendengar kata wonder? Wonder Women?? tentunya menunjukkan sesuatu yang luar biasa bukan?
Nah itulah yang ingin dikupas pada tulisan kali ini. Wonder kids adalah pasti harapan setiap orang tua, mereka sangat menginginkan anaknya menjadi anak yang luar biasa, anak yang wonder.

Membentuk Wonder Kids tergantung pada 3 hal yaitu wonder parents, wonder school, dan wonder teacher.
Pendidikan anak dimulai dari keluarganya, dari ayah dan ibunya. Rumah adalah lingkungan pertama bagi seorang anak, dari rumah karakter seorang anak akan dibentuk karena menjadi wonder parents menjadi faktor pertama untuk membentuk wonder kids.

Tiga dasar kekuatan untuk menjadi seorang wonder parents:
1. kekuatan paradigma
"Sesungguhnya seseorang dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci)........"
artinya bahwa seorang anak dilahirkan dengan segala potensi yang positif, kemudian lingkungannyalah yang akan membawa dia pada berbagai kondisi/keadaan yang dapat merubah karakternya.
Kerena itu buatlah paradigma yang positif terhadap anak anda, agar dia juga membangun citra yang positif terhadap dirinya. jangan mengungkapkan ungkapan-ungkapan negatif pada dirinya.
"sikap dan perilaku orang tua pada anak sangat dipengaruhi oleh paradigma mereka terhadap anak"
paradigma yang baik akan menghasilkan perilaku yang baik, sebaliknya paradigma yang buruk akan menghasilkan perilaku yang buruk pula.
"Bisa jadi anak anda gagal melakukan perintah anda, tapi yakinlah mereka tak akan pernah gagal meniru tingkah laku anda"
 
2. Kekuatan cinta
Apakah anda punya panggilan sayang untuk anak-anak anda? Rasulullah memanggil cucu nya dengan panggilan ghulam sebagai panggilan sayangnya. Yakinlah bahwa ini sangat berpengaruh pada perkembangan psikologis anak anda, jika belum segera berikan panggilan sayang untuknya yang mungkin panggilan itu hanya dari anda untuknya.
Temani buah hati anda ketika bermain, berikan senyuman kepadanya, duduknya bersamanya hingga ia merasa nyaman bersama anda, peluklah mereka dengan sepenuh jiwa, semangati selalu meraka, bernyanyilah untuk mereka.
"Bisa jadi anda tidak menyadari bahwa kehadiran, senyum, dan belaian anda sangat bermakna bagi anak anda namun yakinlah bahwa mereka sangat mengharapkan kehadiran, senyum, dan belaian anda"

3. Kekuatan do'a
Sebesar apapun usaha anda namun segala ketentuan ada di Tangan Allah, berdoalah untuk buah hati anda, sebut namanya satu persatu. Dengan seperti itu akan terbangun sebuah ikatan hati antara anda dan anak anda.

percaya???siap mencoba???
Selamat menjadi WONDER PARENTS

Minggu, 25 Januari 2009

BUAH KESABARAN

Seorang kakek yang memiliki ilmu yang sangat luas, diundang untuk mengisi sebuah seminar besar yang dihadiri oleh ribuan orang.

Ketika ia dipersilakan untuk memulai acara, sang kakek mengambil dua buah batu dan memukulkan keduanya sehingga terdengar suara tok......tok......tok. Hal itu ia lakukan selama kurang lebih satu jam.Para pendengar disekitarnya mulai gerah dan sebagian dari mereka keluar dari ruangan tersebut.

Sang kakek meneruskan aktivitasnya ia pukul-pukulkan lagi kedua batunya sehingga terdengar bunyi tok.....tok......tok.....Hal itu ia lakukan kurang lebih satu jam hingga pendengar yang tersisa separuh itupun gerah dengan ulah si kakek, sebagian dari mereka keluar dari ruangan hingga tersisa hanya beberapa orang saja. Sang kakek masih melakukan aksinya hingga beberapa jam berlangsung terpecahlah kedua batu itu.

Ketika terpecah, keluarlah dari kedua batu itu berlian yang berkilauan dan membuat takjub para peserta yang tersisa.

Itulah arti sebuah kesabaran. Bahwa kebaikan dan kemenangan akan diperoleh melalui perjuangan yang menuntut kesabaran. Anda akan kalah jika anda tidak memiliki kesabaran.

Dakwah ini jalan panjang
penuh onak dan rintangan
namun jua kau lalui
tuk Ilahi....... (Izzatul islam)

Sabtu, 24 Januari 2009

MENGAPA harus ada kisah PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN

Perempuan Berkalung Sorban.......sebuah tayangan layar lebar yang baru saja hadir di tengah-tengah masyarakat, yang dapat disaksikan oleh semua orang yang ingin menyaksikannya.
Sebuah film yang bercerita tentang seorang wanita yang ingin mengubah sebuah sistem, sebuah nilai tentang wanita. Dialah Annisa yang diperankan oleh Revalina S. Temat seorang perempuan anak seorang kyai dengan latar belakang pondok pesantren yang ingin membuktikan bahwa wanita juga punya hak, punya kemampuan untuk bisa berkembang, untuk bisa berprestasi di masyarakat, serta mampu menggapai cita-cita yang tinggi.

Yang ingin saya tanyakan adalah mengapa harus ada kisah Perempuan Berkalung Sorban? dan mengapakah harus berlatar belakang pondok pesantren yang seolah-olah itu adalah bagian dari nilai islam?apakah memang masih ada nilai yang berkembang tentang perempuan yang mempunyai kedudukan yang lebih rendah dari laki-laki?

Jika kita telisik lebih jauh sejarah 1430 tahun silam tentang kehidupan seorang manusia agung, manusia pilihan, guru dari seluruh umat manusia Rasulullah SAW, tentang bagaimana pelajaran yang Beliau ajarkan tentang wanita................
Rasulullah mengajarkan kepada seluruh umat manusia tentang kedudukan seorang wanita yang amat tinggi, bahkan tak jarang beliau membawa serta para wanita untuk ikut dalam peperangan, untuk ikut memikirkan kebijakan dalam mengambil sebuah keputusan.

Ingatkah kita tentang kisah Asma Binti Abu Bakar yang memiliki peranan penting dalam hijrah rasulullah SAW, Asma ra dalam keadaan hamil besar harus naik turun menyusuri bukit demi mendukung hijrahnya Rasulullah...apakah itu tidak memberikan pelajaran bagi kita?
Ingatkah kita tentang kisah khadijah Ummul mu'minin yang merupakan seorang saudagar kaya serta wanita cerdas di zamannya yang mampu membesarkan hati Rasulullah ketika pertama kali Beliau menerima Wahyu Allah melalui malaikat jibril, tidak cukupkah itu menjadikan pelajaran yang berati bagi kita.

Ingatkah kita pada kisah Ummu Salamah istri Rasulullah SAW yang memiliki peran dalam perjanjian Hudaibiyah antara Kaum muslim dengan kaum musyrikin Quarisy betapa kecerdasannya mampu memberikan kontribusi bagi umat muslim saat itu...
Dan ingatkah kita tentang kisah wanita-wanita muslim saat itu yang ikut berperang bersama Rasulullah....Aisyah ummul mu'minin yang sangat cerdas yang mampu meriwayatkan banyak hadist melaluinya.

Apakah masih dapat dikatakan bahwa wanita itu lemah?bahwa wanita memiliki kedudukan lebih rendah?wanita tak mampu berkiprah?
Namun yang harus dipahami bersama, disepakati bersama adalah bahwa wanita memiliki kedudukan yang mulia di sisi Allah, bahkan SURGA ADA DI TELAPAK KAKI IBU. dan wanita pula yang harus menjaga kemuliaan tersebut. Serta harus dipahami bahwa wanita memiliki kodrat yang tidak dimiliki oleh laki-laki tanpa harus merendahkan wanita dihadapan laki-laki. Bukankah mengandung hanya bisa terjadi pada wanita dan apakah itu sebuah kerendahan?tentu bukan bahkan itu adalah jalan surga bagi seorang wanita. apakah menjadi istri, menjadi ibu adalah sebuah kerandahan? itu adalah kedudukan yang teramat mulia.

Mari kita pandang kedudukan seorang wanita maupun laki-laki secara proporsional, untuk saling memuliakan diantara keduanya karena sesungguhnya seorang laki-laki tak akan mampu hidup TANPA SEORANG WANITA.

Kamis, 01 Januari 2009

BELAJAR, BELAJAR, DAN BELAJAR

Tak pernah berhenti belajar......
Di rumah belajar.....dimanapun belajar....

Tak ada habisnya dalam belajar karena pasti selalu ada yang baru yang harus kita pelajari dalam hidup ini meski melalui aktivitas rutin sekalipun selalu ada yang baru..
seperti blog ini yang juga baru yang dijadikan ajang belajar bagi si pemiliknya. dan inipun dunia yang baru bagi saya yang juga baru mengenal blog....bullet ya, namanya juga baru ya memang baru belajar.
salam kenal dan selamat belajar untuk semua. ingat........
JANGAN PERNAH BERHENTI BELAJAR.