Ketika amanah itu datang
Semua mengalami perubahan
ritme kehidupan dan kebiasaan
minta penyesuaian
Rasa kaget melanda
menghadapi hal yang tak biasa
akankah aku bisa
melewatkan semua
ternyata
semua membutuhkan waktu
untuk menjadi biasa
dan sekarang aku bisa
Aku sudah terbiasa
aku sudah bisa
dan ternyata aku bahagia
jika ini mimpi
aku tak ingin terjaga
Karena ini memang nyata
maka aku bahagia.
Minggu, 03 Oktober 2010
Jumat, 10 September 2010
Hikmah Ramadhan
2 syawal 1431 H...akhir dari ramadhan tahun ini
Bulan barakah itu sudah pergi, segala kesempatan sudah terlewatkan...sepertinya banyak hal yang belum tuntas itu terjadi karena kelalaian namun masih ada harapan semoga tetap menjadi bekal untuk 11 bulan kedepan, tetap dengan segala kebaikan. Semoga Allah kan pertemukan kembali dengan ramadhan tahun depan.
mari kita gapai hikmah dari setiap yang kita temukan.
Sabtu, 26 Juni 2010
Anakku
Anakku...
engkau sumber bahagiaku
denganmu senyumanku
bersamamu hilang lelahku
anakku
segala kreasimu
segala perkembanganmu
kan ku rekam selalu
anakku
melihatmu hilang bebanku
yang tampak selalu lah senyuman
yang kau balas pula dengan senyuman
anakku
bahagia ini tak tergambarkan
cinta ini tak terhitungkan
kucurahkan segala perasaan
anakku
dalam setiap desahan
kuhembuskan bersama untaian doa
bahwa kau kan bahagia
dan untukmu anakku
rasa cinta kasih dan sayang
serta segala perjuangan
tak lelah kucurahkan
anakku
akulah bundamu
semoga tak kau lupakan
walaupun sampai kapan
Allahu
akhirnya kepadaMu
Kuuntaikan harapan
tuk anugerahkan kesholehan
pada anakku tersayang
(ungkapan cinta yang sangat dalam dan belum tergambarkan sepenuhnya karena bahagia itu sangat terasa denga hadirnya buah hati tercinta:hadziq maula dinillah di usianya 9 bulan)
Catatan Hati
Biarlah kutorehkan sendiri
di dalam lubuk hati
walaupun tak seorangpun tau
tentang ungkapan haru biru
biarlah kutorehkan sendiri
segala jeritan diri
walau tak satupun mengerti
biar hanya aku sendiri
ketika kutoreh kebahagiaan
maka ungkapannya adalah senyuman
dan bila kutoreh kesedihan
maka ungkapannya adalah tangisan
biarlah hanya itu yang orang tau
tanpa tau lebih dalam
biarlah hanya aku
sampai dasar ku menyelam
kebahagiaan ini menjadi milik ku
kesedihan ini menjadi milik ku
tak ingin semua orang tau
biarlah..biarlah hanya aku
Dinamika Kehidupan
Dinamika kehidupan
yang ada di hadapan
yang harus dilalui
dengan kemantapan hati
dan dinamika kehidupan
yang penuh dengan pilihan
kan kujalani dengan cinta
tuk mendapatkan asa
di sana ada kesenangan
di sana ada harapan
di sana ada tujuan
yang membuat diri tuk selalu bertahan
Namun..
di sana pula ada ujian
yang siap menggoyahkan harapan
yang akan membuat kita selalu terbangun
air mata dan senyuman
selalu menghiasi perjalanan
akankah kita raih kebahagiaan
kebahagiaan dalam keabadian
dinamika kehidupan
yang harus diisi dengan kesabaran
tanpa melupakan kesyukuran
terhadap semua yang allah berikan
catatan ini dari hati
yang tengah bergemuruh dengan berbagai perasaan
Ya Allah kepadaMu lah segala permohonan
moga selalu dalam keridhoan
Selasa, 09 Februari 2010
Mengatasi kecemasan hidup
Tulisan ini terispirasi dari pemaparan seorang ustadzah yang saya cintai karena Allah, sangat inspiratif tentang bagaimana mengatasi kecemasan hidup.
Pernahkah anda merasakan cemas akan masa depan?tentang kehidupan kita,tentang keluarga kita,anak-anak kita,rizki kita..terutama mungkin bagi seorang istri dirumah yang menggantungkan perekonomian keluarga hanya dari penghasilan suami, apakah kelak jika suaminya tak ada lagi ia akan mampu mengatasi perekonomian keluarga..dan kecemasan-kecemasan lainnya.
Tahukah anda bahwa kecemasan itu muncul dari beberapa sebab:
- lemahnya keyakinan kepada Allah, lemahnya tawakkal kepada Allah...ketika keyakinan itu melemah maka kecemasan itu akan muncul,pada Allah lah Yang Maha Kaya,Yang mampu memberikan rizki pada siapapun,karena itu segeralah kembali pada Allah dan yakinlah akan pemeliharaanNya.
- Minimnya pengetahuan akan tujuan hidup.....kemanakah tujuan hidup kita, apakah hanya sekedar dunia tujuan kita, ataukah kita telah memahami akan adanya kampung akhirat sebagai muara hidup kita.
- Ketamakan terhadap dunia...tamak memang bukanlah sifat terpuji, sehingga ketika kita mendapatkan sesuatu maka kita merasa tak pernah cukup...naudzubillah
- Ada keyakinan bahwa rizki tergantung pada ijazah....bagi anda yang berkeyakinan seperti ini segaralah menyadarinya...ijazah hanyalah sarana untuk mendapatkan yang lebih baik..sedangkan rizki adalah dari Allah semata.
Ada hal-hal yng dapat kita lakukan untuk mengatas kecemasan hidup:
- yakinlah akan pemeliharaan Allah...Allah menciptakan manusia dengan segala kelengkapannya...rizki,jodoh,hidup dan mati telah ditetapkannya.
- Memperkuat tawakkal kepada Allah....sesungguhnya bersandar pada sebab itu adalah syirik
- Optimis akan masa depan...nah ini adalah penting..positif thinking
- Kuatkan orientasi hidup untuk akhirat
- menerima apa adanya...qonaah, tentunya jangan tamak.
Nah itulah mudah-mudahan dapat mengurangi kecemasan yang ada..yakinlah...yakinlah, Allah akan menurunkan rizkinya kepada kita ketika kita istiqomah dan iltizam, taubat dan istighfar (QS 11;3)(QS 71;10-12), ketika kita bersilaturahim, dan ketika kita berinfak..tanpa kita bekerja secara kasat mata menghasilkan uang bukan???
Langganan:
Postingan (Atom)